Tetes Hujan yang Berpetualang – Cerita Sains
Tetes adalah setitik air hujan yang tinggal di awan. Suatu hari, awan menjadi kelabu dan berat, lalu Tetes jatuh: plung! Ia mendarat di sehelai daun di atas gunung.
Ia meluncur dari daun, bergabung dengan tetes-tetes lain, dan menjadi anak sungai. Anak sungai itu melompat di antara batu-batu hingga menjadi sungai yang lebar dan tenang.
Sungai membawanya melewati sawah, desa, dan kota, sampai Tetes melihat sesuatu yang sangat besar dan biru: laut! Di sana ia berenang bersama ikan dan bermain dengan ombak.
Lalu matahari menghangatkan laut. Tetes menjadi sangat ringan, berubah menjadi uap, dan naik tinggi sampai kembali ke awan. “Petualangan yang luar biasa!” katanya. “Ke mana aku pergi berikutnya?”
Pesan Moral (Moral of the Story)
Di alam, semuanya saling terhubung dan tidak ada yang sia-sia.
English Summary
Tetes the raindrop falls from a cloud onto a mountain, flows down a stream and a river past rice fields and villages, reaches the sea, and rises again as vapor. A gentle introduction to the water cycle.
Kosakata (Vocabulary)
- tetes hujan – raindrop
- awan – cloud
- gunung – mountain
- sawah – rice field
- laut – sea
- uap – vapor
Image: Ermell / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
More: Indonesian Short Stories · Stories in 14 languages · Srikaram home
✍️ Have a story or article to share? Submit it for review and get published on Srikaram.org.
