Indonesian Short Stories

Monyet dan Pisang Terakhir – Cerita tentang Kejujuran

Keluarga monyet menyimpan setandan pisang untuk pesta panen. “Jangan dimakan sebelum pesta, ya,” pesan Ibu Monyet.

Momo, monyet kecil, tidak tahan. Setiap sore ia mengambil satu pisang diam-diam. Sampai pada hari pesta, hanya tersisa satu pisang!

Ibu Monyet terkejut. “Siapa yang memakan pisangnya?” Momo ingin menyalahkan burung kakatua yang sering lewat. Tetapi ia melihat wajah Ibu dan menarik napas panjang. “Aku, Bu. Maafkan aku.”

Ibu Monyet memeluknya. “Terima kasih sudah jujur. Itu lebih berharga daripada semua pisang.” Hari itu, Momo membantu memetik pisang baru untuk pesta, dan pesta itu tetap meriah.

Pesan Moral (Moral of the Story)

Berkata jujur itu berani, meskipun sulit.

English Summary

Momo the little monkey secretly eats the bananas saved for the harvest party until only one is left. Tempted to blame the cockatoo, he confesses instead. His mother thanks him for his honesty, and Momo helps pick new bananas for the party.

Kosakata (Vocabulary)

  • monyet – monkey
  • pisang – banana
  • pesta – party
  • jujur – honest
  • kakatua – cockatoo
  • maaf – sorry

Image: Charles J. Sharp / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

More: Indonesian Short Stories · Stories in 14 languages · Srikaram home

✍️ Have a story or article to share? Submit it for review and get published on Srikaram.org.

📬 Get new stories & lessons by email

Join our free newsletter for new Telugu & English stories, language lessons and parenting tips. No spam, unsubscribe anytime.

Leave a Reply

About Srikaram

Free short stories, bedtime stories and lessons for kids in 13 languages, with discussion questions for parents and teachers.

Email: srikaram@srikaram.org

Explore

Languages

Contact Us

Questions, feedback or partnership ideas? We'd love to hear from you.

srikaram@srikaram.org