Nenek dan Dongeng Malam – Cerita Pengantar Tidur
Malam itu hujan turun deras, lalu tiba-tiba listrik padam. Bima dan adiknya, Sinta, ketakutan. Lalu Nenek datang membawa lampu minyak.
“Sini, cucu-cucuku. Nenek ceritakan masa kecil Nenek,” katanya. “Waktu Nenek seumur kalian, di desa kami belum ada listrik.”
Nenek bercerita tentang menghitung bintang, melihat kunang-kunang di sawah, dan mendengar nyanyian ibunya sebelum tidur. “Gelap itu tidak menakutkan. Gelap adalah waktu untuk beristirahat.”
Di bawah cahaya lampu yang temaram, Nenek menyanyikan lagu nina bobo. Mendengar suara hujan dan nyanyian Nenek, Bima dan Sinta pun tertidur lelap.
Pesan Moral (Moral of the Story)
Waktu bersama keluarga dapat mengubah rasa takut menjadi rasa sayang.
English Summary
During a stormy night the power goes out and Bima and his little sister Sinta get scared. Grandma brings an oil lamp and tells them about her childhood village without electricity — counting stars and watching fireflies over the rice fields. Her lullaby sends them to sleep.
Kosakata (Vocabulary)
- nenek – grandmother
- listrik – electricity
- padam – to go out (power)
- lampu minyak – oil lamp
- sawah – rice field
- nina bobo – lullaby
Image: Jeff Weese / Wikimedia Commons, CC BY 2.0
More: Indonesian Short Stories · Stories in 14 languages · Srikaram home
✍️ Have a story or article to share? Submit it for review and get published on Srikaram.org.
